[Manga Review] SOS – Yoko Matsumoto

Kali ini saya akan membahas salah satu komik favoritku jaman dulu, judulnya SOS karangan Yoko Matsumoto. Kalo gak salah, pertama kali saya membaca serial komik ini saya masih duduk di kelas 3 atau 4 SD jadi sekitar tahun 93/94. Koleksi komik saya sih kebanyakan udah kececer entah kemana, tapi berkat online shop saya punya kesempatan beli komik secondnya ^0^

SOS menceritakan tentang kelompok misteri yang diikuti Donna, Hans, Alex, Helen dan Yos. Kegiatan ekstrakulikuler di SMP mereka ini memang gak lazim ya, malah sebenarnya klub itu gak terdaftar disekolah karena anggotanya terlalu sedikit dan markas tempat ngumpulnya pun cuma sebuah bangunan di halaman belakang sekolah yang tidak terpakai. Markas ini pun lebih mirip penampungan hewan liar yang dipungut oleh Hans dan laboratorium dadakan Alex yang suka melakukan percobaan ilmiah.

Dibuku pertama, kita disuguhi kisah gelap tentang keluarga Yos, ketua Kelompok Misteri. Dan yang mengejutkan lagi, tokoh Yos ini dibuat tewas oleh pengarangnya 😥 tapi dibuku kedua, kita diberi satu tokoh baru bernama Rico yang tidak lain adalah adik Donna. Selama ini Rico tinggal bersama ibunya yang kaya raya, sedangkan Donna bersama sang ayah karena kedua orang tua mereka telah bercerai. Menjelang liburan musim panas, tiba-tiba ada kabar bahwa Rico diculik dan mereka meminta tebusan. Donna dan teman-teman berusaha menyelamatkan Rico, akhir dari kejadian ini membuat Rico pindah sekolah yang sama dengan Donna dan bergabung dalam Kelompok Misteri.

Dengan latar belakang cerita detektif dan misteri, buku SOS yang diterbitkan oleh Elex sejumlah 7 (tujuh) volume ini memiliki cerita yang cukup lucu dan sangat ringan dibaca.  Setiap buku memiliki kisah kasus yang berbeda namun saling berhubungan. Saya pribadi sangat suka dengan buku ke 6, saat Henry, anjing berjenis bull terrier yang dipelihara kelompok misteri, membawa mereka ke dimensi lain dengan gonggongan ajaibnya.

image

Btw saat saya masih kecil, saya juga suka banget dengan manga Sweet Rabu Rabu karangan Yumi Inoguchi, tapi begitu saya baca ulang, kok ceritanya aneh yaa dan banyak pengulangan. Hihi.

Advertisements

Review : Card Captor Sakura

Hari ini aku mendapatkan 1 set buku komik Cardcaptor Sakura dari toko buku langgananku. Bekas sih, but nevermind. Memang udah gak diterbitkan ulang. Dulu aku memiliki beberapa kopi komik ini, but times goes by, koleksi komikku menghilang, entah tercecer atau dipinjam dan tak kembali. Makanya aku senang banget ketemu lagi sama Sakura ini dan bernostalgia.

image

Cardcaptor Sakura adalah salah satu judul manga kesukaanku semasa kecil. Seri ini diterbitkan dalam dua versi, manga dan anime.

Manga Cardcaptor Sakura karya Clamp ini terbit pertama kali pada tahun 1996. Kisah ini menceritakan Sakura Kinomoto, seorang gadis kelas 4 SD Tomoeda yang berusaha mengumpulkan kartu clow yang tercecer.

Petualangan Sakura ini diawali dari mimpi aneh Sakura dimana ia berdiri didepan menara Tokyo sambil memegang tongkat (yang kemudian dinamakan seal key) dengan di temani seekor makhluk aneh (kero) disampingnya. Setelah pulang dari sekolah, Sakura merasa ada sesuatu yang aneh di dalam ruang perpustakaan pribadi ayahnya. Penasaran, Sakura masuk ke dalam ruangan tersebut dan menemukan sebuah buku yang bersinar. Sakura tertarik untuk melihat isinya. Ternyata buku itu adalah buku clow yang digunakan untuk menyimpan kartu clow.

Sakura mengambil sebuah kartu dari dalam buku koleksi kartu clow tersebut. Kartu yang Sakura ambil adalah kartu angin/windy dan ketika Sakura menyebut nama kartu Windy, maka muncullah angin yang menerbangkan semua kartu dari dalam buku clow itu ke luar.

image

Lalu dari dalam buku clow tersebut, muncullah  seekor makhluk lucu bersayap yang mengenalkan diri bernama Cerberos (Kero). Kero menceritakan ia ditempatkan sebagai penjaga buku dari kartu Clow oleh seorang penyihir hebat bernama Clow Reed, penyihir inilah yang menciptakan semua kartu clow tersebut. Kero juga menceritakan tentang kartu clow dan bagaimana bahayanya jika kartu-kartu tersebut bila terlepas ke luar.

Karena Kero merasa Sakura lah yang bertanggungjawab  atas terlepasnya semua kartu clow dan meyakini bahwa Sakura memiliki kekuatan sihir, yang diketahui karena Sakura bisa menggunakan kartu windy secara tidak sengaja. Kero pun mengangkat Sakura sebagai Card Captor dengan memberinya sebuah seal key.

Dalam usahanya menangkap kembali kartu clow, Sakura hampir selalu ditemani oleh Tomoyo, sahabatnya. Tomoyo suka sekali merekam setiap aksi Sakura dalam menangkap kartu Clow. Tomoyo juga suka merancang kostum yang unik dan cantik untuk Sakura dalam aksi menangkap kartu clow.

Selain Tomoyo, yang mengetahui profesi Sakura sebagai Card Captor adalah Li Shaoran, Mei Lin dan Kaho Mizuki.
Li Shaoran adalah seorang pelajar pindahan dari Hongkong, ia datang ke Jepang hanya untuk mengumpulkan kartu Clow. Sehingga ia merasa bersaing dengan Sakura dalam urusan kartu Clow. Dalam urusan mencari kartu clow, Li Shaoran menggunakan sebuah papan kompas untuk menunjukan letak kartu clow sebenarnya. Tapi setelah beberapa kali bersama Sakura dalam menangkap kartu-kartu Clow, Shaoran mulai percaya bahwa Sakura-lah yang pantas mendapatkan semua kartu Clow dan ia mau membantu Sakura dalam menangkap kartu-kartu tersebut.

Selain manganya, aku juga suka anime Card Captor Sakura. Kawaii. Soundtrack CCS juga bagus. Suka!

Here’s an opening song from CCS anime :