Alergi dan Urticaria, feels like hell!

Setelah puluhan tahun berhasil menghindar dari serangan alergi, awal bulan April 2015 ini saya ga bisa lari lagi dan dipaksa menderita selama hampir 3 minggu. Fufufu.

Jadi ceritanya, saya udah pede banget lah ya, 3 tahun lebih bisa seenak jidat makan seafood dan ikan, jadi sepotong ikan salem goreng buat makan siang, ga membuatku curiga. Hmm ada sedikit ragu sih, soalnya blum pernah nyoba makan ikan jenis itu, hampir aja kuganti dengan ikan patin goreng, tapi ga jadi.
Nah ini lah yang dibilang, dengerin kata hati kecilmu. Keraguanku dibuktikan dengan muncul bercak bercak merah esok paginya and it’s getting worst and worst!

Aku alergi (lagi)! Aaaaa~
Berubah jadi monster merah mengerikan, inilah alasan saya sampe menghindari segala jenis seafood dan ikan puluhan tahun, alergi aku GAK BANGET! Sangat menyiksa, itchy and burns my skin, beneran berasa kebakaran nih kulit. Seminggu saya ga bisa tidur, bolak balik kompres seluruh badan pake kain basah dan pelukin es batu supaya berasa adem (dikit).

image

image

Seluruh badan sampe telapak kaki dipenuhi merah gede gede, super gatel dan panas! Kalo kata google, alergi saya berbentuk urticaria. Urtikaria (dikenal juga dengan “hives, gatal-gatal, kaligata, atau biduran”) adalah kondisi kelainan kulit berupa reaksi vaskular terhadap bermacam-macam sebab, biasanya disebabkan oleh suatu reaksi alergi, yang mempunyai ciri-ciri berupa kulit kemerahan (eritema) dengan sedikit oedem atau penonjolan (elevasi) kulit berbatas tegas yang timbul secara cepat setelah dicetuskan oleh faktor presipitasi dan menghilang perlahan-lahan.

image

Obat resep dari dokter mah ga ngaruh-ngaruh amat, saya ga lekas sembuh ky diiklan, tetep aja butuh proses dan harus ngelalui penderitaan. Pas alerginya udah mulai redaan pun kulit ga langsung mulus sedia kala, bekas merah itu berubah jadi ungu dan butuh waktu untuk memudarnya. Obat alerginya pun berefek bikin kulit saya jadi kering banget sampe pecah-pecah.

Alhamdulillah, penyakit alergi ini gak selamanya ya. Mulai sekarang saya harus menghindari alergen supaya ga kambuh lagi.

The Hair Story

Cutting hair is like cutting half of our life.
It’s dramaticaly changing you.

Dari tahun ke tahun, rambut saya panjang gitu gitu aja. Berhubung ga bisa hair do (kuncit, bun dll) i just let them tergerai.

Punya rambut panjang lurus is so tipikal.
I am bored. Life is too short to have just one look.

image

Then i cut my hair to medium

image

And then this short.

image

What do you think?

The best thing from this hair thingy is they will grow back again. Just wait.

My 2015’s Reading Challenge

I know i love books
Tapi tahun 2014 kemarin saya merasa gagal banget sebagai seorang pecinta buku.
Saya gak menuhin target ‘reading list’ yang udah saya set di goodreads, dan jumlahnya pun minim banget, cuma 23 judul buku yang berhasil dibaca. Ga sebanding dengan puluhan buku yang berhasil diboyong pulang kerumah. Eimmm~ haha *nangisdipojokan

Jadi, saya mau menantang diri saya dengan membaca lebih banyak buku di tahun 2015 ini.
Soalnya buku-buku itu bakal lebih bermakna kalo udah dibaca, ga cuma dipandangin dan diciumin doang. Yea, i’m kinda weird i love the smell of those books. Bahkan pas masi kecil (eh sampe sekarang juga sih *blushing*) saya sering isep isep bau buku yang baru dibeli. Rasanya seperti mencium kebahagiaan! X_x

Anyway, here’s my list :
image

Saya gak buat sendiri reading challenge-nya, saya dapet listnya dari pinterest. And i think that 50 reading challenge list rada suitable denganku. Dan semoga setelah selesai membaca satu judul buku, saya bisa menuliskan reviewnya diblog ini. Wish me luck, ya.

Run Nina Run

Saya pernah menghitung usia biologis via realage, perhitungan realage itu didapat dari kuisioner mengenai health, feeling, diet dan fitness. Hasilnya adalah usia biologis saya 33, which is 3,8 older than my age.

Wah bagaimana mau tetap ‘muda’ kalo usia biologis aja boros?

Meningkatkan kualitas hidup adalah one of my long term next project, umur boleh aja tetap bertambah tapi fisik saya harus tetap muda. Saya memperhatikan bahwa kebanyakan orang menjadi lebih lemah saat mencapai usia lanjut/pensiun dan menjalani kehidupan kesehatan yang terus menurun hingga akhirnya kehilangan semangat hidup.

Oleh karena itu bagaimana supaya tetap sehat, umur panjang, tetap produktif dan awet muda? Menurut Dr. Mehmet Oz dan Dr Michael F. Roizen di buku Staying Young, untuk mewujudkan harapan tersebut, kita dapat menerapkan cara alami yang dilakukan dengan melatih diri untuk menghindari hal-hal negatif dan melakukan hal-hal positif bagi kesehatan seperti mengendalikan marah dan stres, tidak merokok, tidur nyenyak, menghindari kontak dengan zat berbahaya, menjaga pola makan sehat serta melakukan aktifitas fisik secara teratur.

Sebagai seorang pekerja kantoran yang mendedikasikan hampir setengah harinya dikursi, i guess i really need to work my butt out off my chair right? saya harus meningkatkan aktifitas fisik terutama untuk kesehatan jantung dan paru-paru. Dan berolahraga lari segera menjadi pilihan saya karena merupakan cara yang paling mudah dan paling murah untuk dilakukan. What we just need are sepasang sepatu lari yang tepat, baju katun yang comfy dan bangun pagi.

image

Saya suka sekali lari, inget gak sensasi menyenangkan waktu kita bermain kejar-kejaran saat kita kecil? Detak jantung berpacu kencang dan sesuatu menggelitik saraf kita. Rasanya seperti jatuh cinta dan ketika melihat dia dari jauh, deg deg an. Hihi. Ketika kita merasa happy, otomatis stres berkurang. Kelebihan lainnya dari lari seperti untuk menghindari sakit jantung, stroke, serta diabetes, menurunkan tekanan darah, menambah jumlah kolesterol baik, dan meningkatkan imunitas tubuh terhadap flu dan virus lainnya.

Saya baru memulai kembali aktifitas lari setelah hmm 4 tahun tidak lari? Rasanya langkah berat banget dan napas saya tidak panjang, baru nyadar kalo stamina drop banget -_- nah kalo ketemu situasi ky gni, pas lari jangan terlalu di push, do it at your comfortable pace, jangan dipaksa and always listen to your body. misalnya kalo mau maksa oke-oke aja, asal tau kalo badannya masih mampu. kalo gak mampu, mendingan stop dan istirahat.

anyway saya berharap saya bisa terus konsisten untuk terus berolahraga dan meningkatkan waktu latihannya. Fighting!

Cewe Bonding!

Stereotype cewek cantik di Asia diantaranya adalah kurus, berkulit putih dan juga berambut lurus! Makanya banyak banget cewek-cewek yang mati-matian diet, make krim pemutih (dari skincare sampe bodycare) dan meluruskan rambut! Hell yea, sebagai bagian cewe Asia yang tinggal di Indonesia, aku pun gak luput dari pesona meluruskan rambut soalnya rambut asliku bergelombang gitu..

Di tahun 2003 bersamaan dengan aku lulus SMA, aku pun memberanikan diri ke salon dan di bonding. Bondingnya sendiri menyebalkan, ngendep di salon sampe 4 jam sampe proses meluruskan rambut itu berhasil, ga boleh keramas 3 hari setelah bonding daan kalo bonding baru jadi, tampang pun lecek ky kucing kecebur got, udah gitu harga yang harus dibayar untuk sekali proses meluruskan rambut ini tergolong mahal, kurang lebih 500 ribuan, tapi tetap saja aku melakukan proses penglurusan rambut ini berkali-kali tiap tahunnya sampai tahun 2013 kemarin, wah tepat 10 tahun ya. (5 tahun terakhir aku ga bonding lagi, tapi pake teknik smoothing yang katanya dirambut jadi keliatan lurus alami)

image

Sepuluh tahun rambutku tersiksa terkena proses kimia dan juga karena aku malas ke salon, rambutku pun terabaikan, ga dirawat dengan baik.. makin kesini rambutku makin tipis dan makin rontokan, apalagi aku punya masalah rambut beruban sebelum waktunya, jadi tiap bulan mau gak mau harus dicat agar sosok ‘nenek’nya gak keliatan 😀 karena makin banyaknya masalah, aku pun akhirnya tersadar dan memantapkan diri untuk gak meluruskan rambut lagi. Iya, tahun ini adalah tahun pertama setelah sekian lama, aku akan membiarkan rambutku tumbuh gelombang alami.. aku akan belajar mencintai sebagaimana rambutku adanya, ceilaa, kali ini gak akan dengan memberinya sentuhan proses kimia lagi, tapi dengan merawatnya..

Perawatan rambutku sekarang tergolong simple, yaitu dengan hair mask sebulan sekali atau creambath sendiri dirumah sebulan 2x, pake hair serum/hair oil, dan gak keramas tiap hari. That’s it, and i am done with that super straight hair and now say hello to my natural hair. Tuhan memberikan kita keunikan sendiri-sendiri, and that’s why we have to appreciate and accept it.

I am an INTROVERT

Dont judge book by its cover.

Banyak orang menilai orang dari penampilan. Penampilan memang penting dalam keseharian, bahkan banyak orang yang tertipu dari penampilan. Bisa aja seorang professor cerdas, penampilannya berantakan dan seperti tak terurus, sementara seorang penipu berpenampilan rapi dengan jas dan kata-kata yang persuasif.  Who knows kan?

Termasuk juga orang yang menilaiku. Penampilanku sekarang, sangat berbeda dibanding jaman sekolah, i admit it. Dulu, aku cuek dan messy, gak mau terlihat menonjol just the underground one. Tapi makin berumur, aku makin menyadari pentingnya mengurus diri, berpenampilan baik dan cantik, but still ya walo udah baca ribuan majalah atau tayangan mode tetep aja gak bikin aku jadi modis, i always failed for fashion.

Penampilan sedikit banyak mengubah pembawaan diri, dari yang sedikit pemalu jadi agak pede, pede is one of my big prob, aku gak confident dengan kemampuan diri, aku selalu takut untuk bertindak dalam melakukan sesuatu, selalu ada pikiran yang membuatku merasa kalau aku melakukan sesuatu maka aku bakal mengacaukannya. That!

And the fact is i am totally introvert.

image

Apa itu introvert? berikut adalah ciri-ciri seseorang yang memiliki kepribadian introvert :

1. Ga suka atau ga bisa basa basi.

2. Ga suka ke pergi ke pesta atau tempat yang banyak orang, termasuk bertemu atau kenalan dengan orang baru. menimbulkan perasaan gak nyaman buat orang introvert.

3. Lebih nyaman sendiri. Sendiri dirumah, gak ada kegiatan dihari libur dan gak ada teman untuk berjalan-jalan juga gak masalah. Meluangkan waktu untuk diri sendiri adalah hal yang menyenangkan buat orang introvert.

4. I write better than i talk. Aku lebih merasa nyaman berbicara melalui tulisan dibanding bicara langsung. I know its bad, but how can i deal with it?

And yes, deep down inside i am just a nerd and naive little girl. Walau susah ngehilangin sifat dasar bgitu, now i am trying to learn how to be more fun and more creative with what i do and what i love. The lesson of life is we have to improve ourself to be better person, right? 🙂

Focus, Explore, Dream.

Happy new year! Woops it’s already FEBRUARI  2014 and this is my first post! Tapi gak pernah ada yang terlambat kan selama waktu itu masih ada? Sebab kesalahan terbesar dalam menulis adalah tulisan yang tak pernah dituliskan #alibi 😀

image

Resolusi Revolusi!
1. Rutin nulis! Bisa review buku yang baru dibaca, produk yang dipakai or anything.
2. Olahraga lagi. I always thinking to get exercises again since 2010 o_o
3. Kuliah lagi, semoga tahun ini bisa lanjutin kuliah S2, aamin.
4. Nabung. The hardest thing to do since i really love shopping, aak~
5. Target baca 50 buku untuk tahun ini.

Oke 5 poin aja yang paling realistis, semoga aku bisa mematuhi resolusi 2014 ku \(^0^)/